Langsung ke konten utama

DAFTAR PERTANYAAN PENGUSIR TEMAN (BIKIN ILFEEL)

wajah bete


Postingan ini terinspirasi dari teman-teman facebook saya yang kemudian saya hapus karena mengganggu aktivitas online FB chat saya. Saya akhirnya lebih sering meng-offline-kan FB chat.
Ini disebabkan oleh banyaknya orang yang mengajukan beberapa pertanyaan yang serupa dan basi banget. Saya tekankan ya? Pertanyaan mereka itu basi banget… Tapi hidup adalah pilihan kalau Bujang Dare senang mendapatkan pertanyaan yang sama dari ribuan temen FB sih nggak ada masalah juga…

Nah saya kemudian menulis postingan ini karena saya tidak ingin Bujang Dare mendapatkan hasil yang negatif setelah mengajak teman Bujang Dare chatting. Berikut adalah daftar pertanyaan yang jangan pernah diajukan kepada teman FB yang benar-benar bukan teman dunia nyata. Sama sekali nggak kenal gitu maksud Tante.

Pengen exist? Pengen gaul? Selain harus aktif jadilah orang yang memiliki mutu untuk dijadikan teman… lets check this out!

1. Hai.. / selamat pagi…/ selamat…
Say hello emang perlu tapi kenapa tidak langsung to the poin aja? Hemat energi bukan?

2. Maaf mengganggu…
Jangan pernah menuliskan ini, karena Bujang Dare memang sedang melakukan intimidasi padanya.

3. Kalo boleh tahu kamu anak mana ya?
Telitilah profil orang yang ingin kamu ajak chat tersebut terlebih dahulu. Ngapain nanyain sesuatu yang bisa kamu baca sendiri?

4. Apakabar?
Nah siapa kamu gitu? Kok pengen tahu kabar dia? Logikanya, kalo masih bisa chat pasti masih baik-baik aja, meskipun nggak 100%

5. Lagi dimana?
Penting nggak sih kamu tahu ini? Kan di dunia maya, bukan di dunia nyata, so sama2 di FB kan? Nggak usah tanya deh… nyebelin! Tar kamu dikirain mau nguntit dia lagi.

6. Lagi ngapain?
Ini juga pertanyaan yang harusnya dihindarin, udah tahu dia lagi chatting, ngapain ditanyain lagi?

7. Boleh tahu umurnya berapa?
Kalo memang dia nggak nyantumin tahun lahirnya bukan berarti kamu boleh-boleh aja nanya umur dia. Bisa jadi dia memang nggak pengen ada yang tahu umurnya. Kamu bisa liat pendidikan terakhirnya kapan dan dimana kok. Liat juga fotonya. Perkirain ajalah. Namanya juga nyari teman, kenapa harus mendetail sih?

8. Sombongnya?
Dia lama jawab? Mungkin sedang nggak pengen di ganggu tuh.. kenapa nggak coba posting di wall dia aja? Rata-rata nggak ada yang keberatan tuh ngobrol lewat wall.

9. Punya dongkrak?
Melucu sih boleh-boleh aja, tapi dengan orang yang sama sekali nggak pernah wtw-an sama kamu? Pertama kali chat sama dia? Hellow its so Lemau… (bukan garing lagi namanya, tapi alot)

10. Boleh kenalan nggak?
Pertanyaan ini buruk banget… bukan basi lagi… males banget jawab pertanyaan model begini…

Punya daftar pertanyaan yang nggak boleh ditanyakan lainnya? Share di sini… tar kita tambahin dengan postingan “Tips Berkenalan dengan Teman FB”.. ato “Daftar pertanyaan yang akan memancing dia jawab pertanyaan kamu”. Bagus nggak ya?

*Pertanyaan yang saya susun di atas adalah yang paling tidak saya suka saat diajak chat sama orang nggak dikenal di FB. Entah kenapa ada di FB. Kebanyakan ngonfirm kayaknya… jadi kalo pertanyaan ini mendapat tanggapan yang berbeda dari orang alen, wajar-wajar saja. Sifat orang kan beda-beda…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan