AUDISI: DIREMEHKAN, DITERTAWAKAN, DAN MEMBUNGKAM SEMUANYA


Bagian pertama dari semua peserta audisi yang benar-benar mengguncang pentas pencarian bakat biasanya adalah orang-orang yang awalnya sama sekali tidak memperlihatkan bakat mereka yang sesungguhnya. Namanya juga manusia pasti ada kekurangan dan kelebihan. Sayangnya ada kekurangan itu yang terlihat diawal. Kalau sudah begini mereka akan diremehkan.


Memang sulit untuk menjadi manusia yang memandang manusia lain secara adil. Seperti kata pepatah berdiri sama tinggi, duduk sama rendah.

Bahkan saya sendiri juga bisa melakukan hal yang sama. Meremehkan orang lain meskipun saya tahu apa yang saya lihat pada diri seseorang belum tentu mencerminkan dirinya yang sesungguhnya. Melihat hanya menilai yang di luar dan bukan di dalam.

Ada beberapa orang yang memiliki kelebihan yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Seperti misalnya seseorang yang berbakat memainkan alat musik, kita tidak akan tahu bakatnya tersebut sampai dia memainkan alat musik di depan kita.

Berbeda apabila kelebihan adalah kecantikan atau cara berjalan bak model. Ini akan terlihat dengan jelas apabila kita bertemu sosoknya atau menatap dirinya di layar kaca.

Apabila sudah diremehkan pastinya orang dengan gampang menertawakan. Itulah yang sering terjadi di ajang pencarian bakat. Mereka akan tertawa setiap kali seseorang yang mereka remehkan itu melakukan sesuatu. Entah dari ucapan atau dari tindakannya yang terlihat tidak sesuai dengan yang sering dilakukan orang lain.

Pada detik itulah dia berada di titik terendah penilaian orang lain. Tapi ketika dia memperlihatkan bakatnya yang sesungguhnya semua orang akan terdiam ketika melihat orang yang mereka remehkan dan tertawakan. Bakat yang tadinya terselubung oleh sikap dan penampilan yang sama sekali tidak mencerminkan apa yang tersembunyi di dalam.

Beberapa menit kemudian, posisi itu berubah. Semua orang harus berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah karena mereka kagum dengan bakat yang dia miliki. Sekian.



Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes