Langsung ke konten utama

ANTARA: JUSTIN BIEBER, BRITAIN’S GOT TALENT, DAN YOUTUBE



Beberapa tahun ini kita memang dimanjakan dengan acara televisi pencarian bakat. Mulainya dari IDOL yang ada dibanyak negara. Ini seperti memberikan kesempatan buat banyak orang yang tidak tahu mau menunjukkan bakatnya dimana. Walaupun sekarang YOUTUBE telah menjadi rajanya audisi yang sebenarnya. Secara tidak sadar warga YOUTUBERS yang menjadi juri untuk ‘artis’ dadakan yang muncul di YOUTUBE.


Beberapa ada yang bertahan lama dengan bakat yang dimiliki seperti JUSTIN BIEBER. Mendapatkan banyak penggemar di seluruh dunia. Kemudian kaya raya. Ada yang iri, pastinya. Tapi setiap manusia diberikan kehidupan yang bisa dia jalani.

Banyak cowok mungkin mengimpikan yang sama, JUSTIN BIEBER WANNA BE. Tapi apakah memang semua orang sanggup menjalani kehidupan seperti dia? Tidak hanya keterkenalan yang dijalani, banyak hal lain yang tidak menyenangkan. Ketika anak-anak lain menikmati hangatnya rumah dan orang tua, Justin Bieber harus sibuk dengan semua syuting dan rekamannya. Bahkan dia harus datang ke Indonesia hanya untuk menghibur penggemarnya.

Apakah kamu mau seperti itu?

Kebanyakan ngomongin JB nih, kita kembali ke hal yang kedua. Britain’s Got Talent, apa hubungannya dengan JB dan YouTube? Semuanya menghibur sih. Itu saja. Satu hal yang memberikan perbedaan yang sangat besar. Ternyata saya baru tahu setelah sekian lama menjadi penonton setia acara pencarian bakat ini. Ada apa sih Honey di Britain’s Got Talent ini? Saya tidak tahu apakah pencarian bakat yang lain ada yang serupa dengan pencarian bakat di negara Inggris ini. Saya hanya yakin di Indonesia tidak sama.

Di Britain’s Got Talent ini ternyata peserta yang menang akan menghibur Ratu Inggris. Banyak peserta yang ikut audisi ini tidak sekadar untuk menang dan menjadi artis. Mereka menghormati dan menjadi penggemar ratu mereka.

Waw!

Melihat mereka yang sangat menyayangi Sang Ratu membuat saya terperangah. Apa  yang membuat Sang Ratu sedemikian dihormatinya? Bukankah acara pencarian bakat seperti ini adalah acara komersial? Itu menurut pandangan saya ketika melihat acara yang ada di negara tercinta kita ini, Indonesia.

Peserta berasal dari berbagai kalangan. Mereka mungkin bukanlah orang yang memiliki peralatan untuk membuat bakat mereka memenuhi jagat raya YouTube. Dengan adanya audisi seperti ini mereka tidak hanya memperlihatkan pada dunia apa yang mereka punya, tapi akan menghibur Sang Ratu. Dibandingkan hadiah apa pun itu adalah hadiah termahal yang tidak bisa dimiliki secara sembarangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan