SELAMAT HARI SALING PUJI NASIONAL [RENUNGAN DI HARI MINGGU]

saling memuji

Saya memang telah berhenti mengajar dengan alasan gaji yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang telah saya lakukan. Saya menaklukan murid-murid nakal yang tidak suka belajar itu dengan banyak pujian. Hasilnya mengejutkan. Hasil belajar mereka lebih meningkat dari sebelumnya.


Alih-alih mengkritik kemalasan mereka. Saya mencari celah untuk membuat mereka menyukai diri mereka sendiri. Mereka berubah menjadi lebih menerima apa yang mereka jalani dengan baik dan mau mencoba sesuatu yang selama ini mereka tolak.

Belajar!

Mereka awalnya sangat menolak untuk belajar.

Setiap ada kesempatan di kelas saya selalu melayangkan pujian untuk memancingnya belajar.

Saya ucapkan: “Ibu yakin Taufik bisa menjawab pertanyaan ini. Mau coba?”

Saya menahan kalimat seperti ini: “Taufik sejak tadi sibuk SMS-an, bisa simpan handphonenya?”

Banyak orang yang mengatakan kritik itu membangun.

Dale Carnegie saja mendapatkan hasil bahwa kritik tidak pernah mampu memperbaiki pihak yang dikritik. Mengejutkan saya hasil penelitian ini. Ternyata kritikan lebih banyak merusak daripada membangun. Banyak yang memberikan istilah ‘kritik itu membangun’. Apakah memang benar?

Memang mudah untuk memberikan kritik daripada pujian. Anak TK saja bisa melakukannya.

Namun apabila suatu hari dirimu dikritik, silakan lanjutkan hidupmu dan jauhi orang-orang yang berniat untuk menghancurkan kehidupanmu tersebut. Banyak orang besar yang sampai bunuh diri karena dikritik. Sebelum kamu benar-benar frustasi karena semua kritikan itu, katakan selamat tinggal pada pengkritikmu. Mereka tidak jauh lebih baik dari dirimu kok.

Jika bisa membangun dengan pujian, kenapa harus menghancurkan dengan kritikan?

Oh ya, selamat Hari Saling Puji Nasional. 1 Maret 2011.
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes