KENAPA ORANG SUKA MENINGGALKAN KOMENTAR YANG TIDAK BISA DICEK IDENTITASNYA?

komentar
Entah berapa komentar yang masuk ke blogku tanpa bisa aku lacak orangnya. Untuk komentar yang tidak memaki dan menghina sih masih aku biarkan. Bahkan aku berusaha menjawabnya.


Akhir-akhir ini ada beberapa orang yang tidak berani menampilkan identitas aslinya untuk memakiku. Tidak hanya di blogku. Di blog orang lain dia berusaha menyudutkanku. Kalau sebelumnya aku akan kesal, meradang, dan ingin marah karena tidak bisa menemukan orang kurang ajar tersebut, sekarang aku akan tersenyum dengan kepengecutan mereka meninggalkan komentar untuk menghinaku di blogku sendiri.

Ini blogku, tidak sulit bagiku untuk menghapus komentar teror seperti ini.


Lalu muncul beberapa orang sejak awal Maret lalu dengan komentar sinisnya di blogku tanpa mencantumkan identitas aslinya. Nama saja palsu. Hei, kenapa takut denganku? Kenapa tidak berani mencantumkan identitas kalian? Siapa kalian? Sudah mampir ke rumah seseorang tapi betah mengenakan topeng di wajah kalian. Siapa pun pasti tak akan mau menerima tamu misterius seperti itu.

Ada keinginan untuk mengambil tindakan untuk menjadikan blog ini lebih hening. Menutup kotak komentar yang aku sediakan. Agar tidak ada yang mengganggu. Sayangnya aku sudah membuka kotak komentar itu dan aku tidak takut untuk membiarkannya tetap terbuka. Toh aku bisa menghapus komentar yang kurang ajar dan mendoakan kematianku.

Posting ini buat kamu yang tak berani menulis identitas aslimu tapi berani mengomentari dengan kurang ajar. Terima kasih sudah mampir.
Share:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes