Langsung ke konten utama

#11 JUMAT SORE

rohani syawaliah dan serapina

Assalamualaikum Dear Jodohku,
Aku tadi pagi mendapatkan teror sms lagi sayang. Ada yang iseng mengiklankan no hapeku di facebook dan menggunakan fotoku. Tapi mereka menggunakan nama palsu. Mereka? Sepertinya hanya satu orang kok sayang pelakunya. Aku tahu ada mantanku yang sangat iri denganku.


Apa peduliku dengan rasa dengki yang bersarang di hatinya. Aku tahu dia kesal tidak bisa menjadi parasit selamanya dalam kehidupanku. Aku puas bisa membuatnya sangat kesal dengan keadaanku sekarang sedangkan dia masih bukan siapa-siapa.

Dia masih terus berpetualang tanpa henti di jagat raya ini untuk mencari korban yang bisa ia sedot hartanya. Aku yakin dia menghidap sebuah penyakit jiwa yang tak bisa disembuhkan. Gara-gara narkoba sepertinya. Aku sangat kasihan padanya yang tak akan pernah bisa hidup dengan jujur. Selama ini dia terus membohongi dirinya sendiri untuk memperlihatkan kehebatan pada orang lain. Padahal dia hanya memamerkan kebohongan dengan kesombongannya. Kasihan banget kan?

Sebelum dia hadir dalam kehidupanku aku sudah terlalu terbiasa dengan teror sms di nomor hapeku. Asal dia tahu ya sayang, aku nggak akan pernah mengganti nomor hapeku. Aku yang akan menang dalam pertempuran ini.

Hari ini aku tidur siang lebih lama. Menyenangkan sekali bisa tidur dengan nyenyaknya. Sudah beberapa hari ini kebiasaan yang sebenarnya jarang aku lakukan ini aku tekuni. Aku selalu tidur siang di rumah Fitri. Teman baikku di kampus. Dia selalu baik denganku dan aku selalu berusaha untuk baik dengannya. Hehehehe..

Aku benar-benar sibuk akhir-akhir ini sehingga aku merasa ingin berhenti saja dari pekerjaanku di bimbel. Gajinya tidak seberapa. Aku lelah bekerja di sana. Aku ingin lebih fokus untuk berdagang dan menjalankan usahaku. Menurutmu aku harusnya bagaimana? Aku bimbang dengan semua ini. Aku lelah.

Aku kasih tuh satu foto baru yang bisa kamu simpan sebagai pengantar tidurmu setiap malam. Sampai ketemu di surat berikutnya sayangku.

Cintamu, Honeylizious

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan