5 November 2010

MENABUNG DI BLOG

tabungan
Sebenarnya mengisi blog itu sama dengan kita menabung di rekening kita yang ada di bank. Indahnya lagi selama kita tidak menghapus postingan kita maka semua tulisan kita akan semakin banyak. Selain menyimpan banyak tulisan kita juga akan mendapatkan bonus melalui komentar-komentar yang masuk. Tidak peduli bagaimana perasaan kita waktu itu, tidak ada salahnya untuk kita mengisi blog kita. Saya terkadang bahkan menuliskan semua amarah saya di blog. Semua energi yang mungkin akan meledakkan bumi ini apabila terus-menerus ditahan dalam kepala saya. Hati saya saja rasanya akan pecah menahan rasa amarah itu. Saya lelah menggerutu dan mengepalkan tangan.


Saya kemudian menghidupkan laptop saya yang kedua. Sebab laptop yang sebelumnya yang sama sekali tak ada modemnya, karena waktu itu saya belum punya uang untuk membeli modem, rusak parah. Jadi waktu memiliki laptop yang pertama,saya jarang nge-blog. Setelah saya membeli laptop yang kedua, saya tidak lupa untuk membeli modem. Selain karena harga laptop yang sekarang sudah sangat murah. Saya katakan murah karena harga hape saja banyak yang melebihi laptop. Jadi agak aneh kalo kita mengatakan harga laptop mahal. Apalagi dengan kebutuhan internet kita setiap hari ini. Kehausan kita akan informasi tentunya memaksa kita untuk memilikinya dengan menyisihkan uang yang kita miliki.

Saya memilih untuk marah dengan cara mencorat-coret dinding blog saya dengan kata-kata yang ingin saya ucapkan pada orang yang membuat saya marah kala itu. Saya sama sekali tidak bermaksud untuk marah padanya dengan kata-kata seperti itu apabila memang saya diizinkan marah padanya secara langsung. Saya hanya mengeluarkan kata-kata yang menohok jantung saya.

Bahkan sebuah kemarahan pun bisa membuat kita menabung tulisan di blog. Pernah dengar tentang ‘sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit’? Isilah blog kita dengan tulisan yang kita rasa bisa menjadi informasi yang pastinya bermanfaat bagi orang lain. Meskipun terkadang itu adalah sebuah kemarahan. Lama-lama tulisan itu akan menjadi banyak.

Saya yakin suatu hari saat kita sudah tidak ada lagi di dunia ini, tetap akan ada orang lain yang membaca tulisan kita. Tuliskan sejarah tentang diri kita sekarang. Tentang apa saja yang kita rasakan atau pikirkan. Tak ada yang akan melarang. Karena sebuah blog itu seperti dinding di kamar kita. Tinta warna apa pun yang kamu gunakan untuk mengecatnya tidak akan mengganggu orang lain. Selama kamu tidak menggunakan ‘darah’ yang didapat dari orang lain. Jangan sampai postingan kamu ‘membunuh’ pembaca yang mungkin mampir dan ingin meninggalkan komentarnya di postingan yang kamu buat.

Happy Blogging!

Related Posts

MENABUNG DI BLOG
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).