9 September 2010

ORANG YANG SOK KENAL

bad mood
(gambar nyolong di sini)

Saya mungkin (bukan mungkin sebenarnya) akan dicap sebagai orang sombong apabila ada yang membaca postingan ini. Bahkan saya sudah mendapat merk itu beberapa bulan terakhir ini. Saya sama sekali bukan orang yang seperti itu rasanya. Bahkan banyak yang menilai saya sangat ramah apabila bertemu saya langsung. Ehem (muji diri sendiri)…


Memang terkadang sikap saya di dunia maya (dunmay) akan sangat bertolak belakang apabila berada di dunia nyata. Mengutip pendapat Bang Jaka (penyiar Soda Gembira di Radio Volare) bahwa penyiar itu terkadang seperti bunglon. Akan mengeluarkan warna sesuai dengan tempat dimana dia berada. Apakah memang demikian? Mungkin saja. Tidak ada yang tidak mungkin bukan?

Kembali ke jalan yang benar. Saya paling tidak suka kalo mendapat komentar di status facebook saya yang isinya sok kenal banget. Apalagi kalo mengejek atau berusaha caper. Kenapa tidak meninggalkan komentar dengan santun ya? Saya tidak akan segan-segan untuk menghapus orang-orang tak dikenal ini karena membuat saya sangat tidak suka membaca komentar yang masuk.

Itu untuk orang asing. Saya bahkan pernah menghapus orang yang mengatakan status saya sok tahu dan menjelek-jelekkan saya. Saya bahkan tidak akan segan untuk menuliskan komentar balasan yang balik bertanya ‘Kamu siapa ya?’. Tapi dengan mudahnya orang mengomentari suatu status atau foto di facebook membuat orang menjadi over pede. Saya sama sekali tidak suka denga orang yang narsis di facebook saya (hanya untuk orang tak dikenal).

Kalau di chat facebook lain lagi ceritanya. Saya mendapatkan obrolan yang terkadang menyebalkan ya? Di samping orang-orang yang kurang ajar (ini bukan hanya menyebalkan, tapi membuat saya mengutuknya). Kalau saya mendapat obrolan seperti itu dari orang-orang yang saya kenal rasanya tidak masalah. Kata ‘woi’, ‘apa kabar’, dan sebagainya. Rasanya saya sudah pernah membahas ini sebelumnya.

Saya memang tidak suka disapa oleh orang tak dikenal, yang bahkan mengomentari status pun tidak pernah, atau mengirim pesan dinding apalagi. So, saya akan menelusuri profil orang tersebut kemudian melihat apakah saya benar-benar mengenalnya atau tidak. Kalau saya tidak mengenalnya saya biasanya akan menghapusnya begitu saja. Kalaupun saya memang mengenalnya bukan berarti saya akan segan untuk menghapusnya.

Saya sudah menghapus banyak orang. Karena saya mulai memilah-milah mana yang penting dan tidak penting untuk menjadi teman saya. Saya tidak hanya menghapus orang-orang yang menyebalkan di facebook saya. Saya memiliki berbagai alasan untuk menghapus orang di facebook saya. Nanti saya akan membuat daftar utama orang-orang yang saya hapus.

Satu hal yang sangat pasti dalam hidup saya. Saya sangat tidak menyukai orang yang sok kenal.

Related Posts

ORANG YANG SOK KENAL
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).